Sabtu, 17 April 2010

“Tugas Mata Kuliah Teori Ekonomi 2”

BAGIAN I : PILIHAN GANDA.


1. Jika variable-variabel kegiatan ekonomi yang diperhatikan : C, S, I, Y, Tx, G dan
T maka perekonomian tersebut merupakan.:
a. Perekonomian tertutup sederhana.
b. Perekonomian tertutup dengan kebijakan fiskal.
c. Perekonomian terbuka dengan kecepatan fiskal.
d. Perekonomian terbuka tanpa kebijakan fiskal.
Jawaban  = b

2. Apabila kurva IS landai, maka kebijakan yang efektif adalah :
a. Kebijakan fiskal c. Kebijakan pendapatan.
b. Kebijakan Moneter d. Kebijakan luar negeri.
Jawaban = b

3. Motif memegang uang yang besar-kecilnya tergantung dari besar-kecilnya transaksi
adalah :
a. Permintaan uang untuk traksaksi.
b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga.
c. Permintaan uang untuk spekulasi.
d. Jumlah uang yang beredar.
Jawaban = b

4. Jika dalam transaksi perdagangan internasional antara Indonesia dan Jepang,
ekspor produk Indonesia lebih besar dari impor Jepang maka posisi untuk Indonesia :
a. Neraca jasa mengalami defisit.
b. Neraca barang mengalami defisit.
c. Neraca perdagangan mengalami surplus.
d. Neraca perdagangan mengalami defisit.
Jawaban = c

5. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran konsumsi adalah seperti dibawah,
kecuali :
a. Distribusi pendapatan nasional.
b. Kebijaksanaan finansial perusahaan.
c. Ramalan diwaktu yang akan datang.
d. Jauh-dekatnya dari pasar.
Jawaban = d

6. Fungsi konsumsi Keynes menunjukan hubungan pendapatan nasional dengan pengeluaran
konsumsi yang dinyatakan dengan :
a. Tingkat harga berlaku. c. Tingkat harga konstan.
b. Pendapatan absolut. d. Keuntungan absolut.
Jawaban = b

7. Dalam analisis keefektifan kebijakan fiskal yang terjadi pada Liquidity Trap
Range
adalah …………..
a. Paling efektif. c. Tidak efektif.
b. Kurang efektif d. Tergantung pajak yang ada.
Jawaban = c
8. Dibawah ini adalah cara pemerintah dalam mengatur jumlah uang beredar dengan cara
Qualitative credit control adalah :
a. Rediscount rate. c. Legal reserve requirement.
b. Open market operation d. Selective credit control.
Jawaban = d

9. Pada saat tingkat bunga tinggi, jumlah uang yang diminta untuk motif spekulasi
adalah :
a. Tinggi. c. Tidak menentu
b. Rendah / kecil. d. Tetap.
Jawaban = b
10. Yang dimaksud uang dalam pengertian L1 adalah :
a. Permintaan uang untuk transaksi dan untuk berjaga-jaga.
b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga dan untuk spekulasi.
c. Permintaan uang untuk spekulasi.
d. Penawaran uang.
Jawaban = a

11. Motif memegang uang terdiri dari tiga. Besarnya permintaan uang untuk
berjaga-jaga ditentukan oleh :
a. Besarnya pendapatan. c. Besarnya tranksaksi.
b. Besarnya resiko. d. Besarnya spekulasi.
Jawaban = a

12. Buku yang menjadi dasar analisis Makro ekonomi dikarang oleh :
a. Adam Smith. c. John Maynard Keynes
b. David mc Celland d. Milton Fredman.
Jawaban = c

13. Dibawah ini adalah istilah yang tidak sama dengan istilah pasar barang :
a. Commodity market. c. real sector.
b. Expenditure sector d. Economic sector.
Jawaban = d

14. Dua faktor penting yang menentukan / diperlukan untuk memutuskan suatu investasi
adalah :
a. Keuntungan yang diharapkan dan tingkat bunga.
b. Pendapatan nasional dan tingkat bunga.
c. Besarnya konsumsi da tabungan.
d. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
Jawaban = a

15. Biaya bersih sesudah dikurang semua biaya tak termasuk biaya bunga disebut :
a. Marginal physical product. c. Marginal Effisiency of Invesment
b. Marginal Effisiency of capital. d. Marginal utility.
Jawaban = b

16. Dibawah ini mana yang benar :
a. Tingkat suku bunga riil sama dengan inflasi dikurangi suku bunga nominal.
b. Tingkat suku bunga riil sama dengan suku bunga nominal dikurangi inflasi.
c. Tingkat suku bunga riil sama denga suku bunga nominal.
d. Tingkat suku bunga riil sama dengan inflasi.
Jawaban = b

17. Fungsi investasi dibedakan menjadi dua. Dalam analisis makro biasanya investasi
perusahaan diasumsikan sebagai :
a. Investasi terpengaruh. c. Investasi nominal.
b. Investasi marginal. d. Investasi otonomi.
Jawaban = d

18. Mekanisme transmisi Keynes tradisional berjalan melalui :
a. Cost of Fund c. Marginal efficiency of Invesment
b. Cost of capital effect. d. Marginal Physical product.
Jawaban = c

19. Mekanisme Transmisi Keynes modern dibagi dalam tiga bagian. Dibawah ini yang
bukan dari ketiga bagian tersebut adalah :
a. Penyesuaian portfolio di sektor moneter.
b. Mekanisme transmisi melalui cost of capital effect.
c. Penyesuaian di sektor nyata / riil.
d. Penyesuaian di sektor industri.
Jawaban = d

20. Pelopor teori kuantitas uang modern adalah :
a. Milton Fredman. c. Adam smith
b. John Maynard Keynes d. Irving Visher.
Jawaban = a

21. Pengaruh perubahan harga terhadap jalannya perekonomian dikenal dengan nama:
a. Cost of capital effect. c. Income effect.
b. Keynes effect d. Hallo effect.
Jawaban = a

22. Pernyataan berikut ini yang benar mengapa Ilmu ekonomi dipelajari, adalah :
a. Membantu seseorang dalam mengelola kekayaannya.
b. Memberikan petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk memecahkan
masalah ekonomi.
c. Untuk membantu pelaku ekonomi memperoleh keuntungan.
d. Membantu pengusaha dalam menentukan harga.
Jawaban = b

23. Permalahan ekonomi makro mencakup dua hal yakni masalah jangka panjang dan
masalah jangka pendek. Masalah jangka pendek meliputi :
a. Pengangguran dan ketimpangan neraca pembayaran.
b. Inflasi dan pertambahan penduduk.
c. Pengangguran dan pertambahan kapasitas factor produksi.
d. Inflasi dan ketersediaan dana investasi.
Jawaban = a

24. Dalam analisis jangka pendek ada beberapa factor yang diasumsikan tidak berubah
atau tidak bisa diubah, yaitu seperti dibawahini, kecuali :
a. Kapasitas produksi total dari perekonomian.
b. Jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja.
c. Harga barang dan jasa.
d. Lembaga social dan politik.
Jawaban = c

25. Untuk menjalankan perekonomian jangka pendek pemerintah harus membuat kebijakan
jangka pendek, adalah seperti dibawah, kecuali :
a. Menambah jumlah uang yang beredar.
b. Mengeluarkan obligasi Negara.
c. Menurunkan bunga kredit bank.
d. Meningkatkan kapasitas produksi.
Jawaban = d

26. Suatu hal yang melandasi kaum klasik dalam pasar barang bersifat “ self
regulating “ adalah :
a. Harga tetap / konstan.
b. Berlakunya hokum say
c. Pengangguran sering terjadi dalam perekonomian.
d. Kapasitas produksi terus bertambah.
Jawaban = b

27. Perbedaan teori klasik dengan teori Keyness diantaranya menyangkut masalah nilai
uang. Yang dimaksud nilai uang menurut teori ekonomi klasik adalah :
a. Tingkat bunga simpanan.
b. Tingkat bunga pinjaman.
c. Nilai nominal uang.
d. Nilai riil uang.
Jawaban = c

28. Situasi makro suatu perekonomian terutama dipasar barang, teori klasik berbeda
dengan teori Keynes. Menurut Keynes kegiatan dipasar barang ditentukan oleh :
a. Mekanisme harga.
b. Permintaan efektif masyarakat.
c. Harga barang dan jasa.
d. Pendapatan masyarakat.
Jawaban = b

29. Besarnya angka penganda ( effect multiflier ) untuk perekonomian terbuka adalah :
a. 1 / 1-c
b. 1 / 1-c+m
c. 1 / c
d. 1 /1-c-m
Jawaban = a

30. Didalam perekonomian terbuka terdapat unsure / komponen yang tidak ada di dalam
perekonomian tertutup yaitu ekspor dan impor, Kedua komponen tersebut disebut :
a. Neraca perdagangan
b. Neraca pembayaran.
c. Arus kas netto.
d. Transfer payment.
Jawaban = a

31. Pos-pos yang terdapat dalam APBN mempunyai pengaruh di dalam perekonomian,
dibawah ini pos dalam APBN yang bersifat deflasioner, yaitu :
a. Transfer payment.
b. Obligasi dari masyarakat dalam negeri.
c. Kredit dari bank sentral.
d. Pengeluaran Negara.
Jawaban = b

32. Kredit bank sentral akan mempengaruhi jumlah uang yang beredar melalui money
multiflier. Sebelum jumlah uang beredar bertambah. Pengaruh langsung yang
terjadi adalah :
a. Bertambahnya jumlah uang inti.
b. Berkurangnya jumlah uanh inti.
c. Berkurangnya tingkat suku bung.
d. Berkurangnya tingkay suku bunga,
Jawaban = a

33. Uang inti yang ada dimasyarakat dipengaruhi oleh banyak factor, seperti dibawah
ini adalah :
a. Bunga giro dan deposito
b. Bunga kredit bank.
c. Pengeluaran pemerintah,
d. Bea masuk.
Jawaban = b

34. Kebijakan moneter sulit diterka, sehingga menyulitkan pengunaannya dalam
praktek, sehingga pemerintah secara otomatis dan teratur, menaikan jumlah uang
beredar sesuai dengan kenaikan kebutuhan uang rata-rata sebagai ganti dari
kebijakan moneter. Pernyataan diatas sesuai dengan pemikiran :
a. Adam Smith.
b. John Maynard Keynes.
c. Milton Friedman.
d. David Ricardo.
Jawaban = b

35. Menurut Keynes permintaan uang untuk transaksi ditentukan oleh :
a. Tingkat harga dan GDP riil.
b. Suku bunga dan GDP nominal.
c. Tingkat harga dan GDP riil.
d. Tingkat harga dan GDP Nominal
Jawaban = c

36. Dalam analisis permintaan terdapat dua konsep yaitu Keynes Effect dan Pigou
Effect. Keynes Effect merupakan perubahan harga yang mengakibatkan tingkat
pendapatan keseimbangan, melalui ……………….
a. Real money supply.
b. Real cash balance masyarakat.
c. Money multiflier.
d. Income multiflier.
Jawaban = a

37. AC. Pigou menerangkan pengaruh perubahan harga berpengaruh pada tingkat
pendapatan keseimbanagan, dalam artikelnya yang terkenal adalah :
a. The wealth of Nation.
b. The Organization Ethic.
c. The Classical Stationary State.
d. The Classical theory.
Jawaban = c

38. Pigou effect adalah pengaruh perekonomian akibat dari perubahan harga melalui :
a. Real money supply.
b. Real cash balance masyarakat
c. Money multiflier.
d. Income multiflier.
Jawaban = b

39. Yang dimaksud dengan kurva IS adalah :
a. Kurva yang menunjukan hubungan antara tingkat harga dengan pendapatan nasional.
b. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat bunga.
c. Kurva yang menunjukan buhungan pendapatan nasional pada tingkat investasi.
d. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat tabungan.
Jawaban = b

40. Keadaan perekonomian dimana terpenuhi syarat keseimbangan pasar barang tetapi
tidak memenuhi syarat keseimbangan di pasar uang atau sebaliknya, disebut:
a. Keseimbangan sementara.
b. Keseimbangan pasar barang.
c. Keseimbangan pasar uang.
d. Keseimbangan semu.
Jawaban = d
41. Permintaan uang ( L1 ) merupakan gabungan dari permintaan uang untuk transaksi
dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Dijadikan satu karena permintaan uang
untuk berjaga-jaga besal-kecilnya tergantung dari :
a. Pendapatan.
b. Tingkat harga.
c. Transaksi
d. Tingkat bunga.
Jawaban = c

42. Dibawah ini adalah kebijakan pemerintah dalam pasar uang yang termasuk dalam “
Quantitative Credit Control “, kecuali :
a. Selective credit control.
b. Manipulasi legal reserve ratio.
c. Open market operation.
d. Rediscount policy.
Jawaban = a

43. Pada tahun 1974, seorang ekonom yang memperjelas garis yang membatasi teori
kuantitas uang dengan teori lainnya adalah :
a. Adam Smith.
b. John Maynard Keyness.
c. Milton Friedman
d. Thomas M. Humphrey.
Jawaban = b

44. Perumusan teori kuantitas uang yang oleh kebanyakan ahli ekonomi dianggap
sebagai perumusan yang tertua terdapat pada tulisan :
a. Milton Friedman.
b. Adam Smith.
c. John Maynard Keyness.
d. Jean Bodin.
Jawaban = b

45. Karena bertambahnya pengeluaran pemerintah yang dibiayai dengan percetakan uang
baru atau kenaikan permintaan luar negeri akan barang-barang ekspor atau
bertambahnya pengeluaran investasi swasta karena kredit murah, Ketiga hal diatas
berakibat :
a. Demand inflation
b. Cost inflation
c. Domestic inflation
d. Imported inflation.
Jawaban = b

46. Fungsi konsumsi menurut konsepsi Keyness pada tahun 1940 telah menimbulkan ……..
a. Hipotesa konsumsi.
b. Variabel nyata.
c. Hipotesa pendapatan.
d. Hipotesa stagnasi.
Jawaban = a

47. Dibawah ini adalah pernyataan yang ditekankan dalam teori inflasi structural.
Kecuali :
a. Menerangkan proses inflasi jangka panjang di Negara sedang berkembang.
b. Jumlah uang yang beredar bertambah dan secara pasif mengikuti dan menampung kenaikan harga-harga, tersebut.
c. Inflasi selalu terjadi pada Negara sedang berkembang.
d. Ketegaran-ketegaran yang ada disebabkan oleh kebijaksanaan harga atau moneter pemerintah sendiri.
Jawaban = a

48. Menurut teori structural ada 2 ketegaran utama dalam perekonomian Negara sedang
berkembang yang bisa menimbulkan inflasi, salah satunya adalah ketegaran yang
berkaitan dengan :
a. Kegagalan pasar.
b. Pengangguran.
c. Ketidakelastisan dari penerimaan ekspor.
d. Ketidakelastisan harga
Jawaban = d

49. Perbedaan demand inflation dengan cost inflation terlihat pada ………….
a. Dari segi kenaikan harga out put.
b. Volume out put ( GDP riil ).
c. Omzet penjualan.
d. Sarana produksi.
Jawaban = a

50. Kenaikan harga barang akhir ( output ) mendahului kenaikan barang-barang input
dan harga factor produksi. Keadaan ini terjadi dalam pasar :
a. Suppresed inflation.
b. Demand inflation.
c. Supply inflation.
d. Cost inflation.
Jawaban = b

II. Soal Esay !

1. Sebutkan Pos-pos kebijaksanaan fiscal dala APBN. Dan Jelaskan 3 konsep deficit, surplus dan berimbang dari pos-pos yang ada dalam neraca anggaran tersebut !
Pos kebijakan fiscal
• Pengeluaran :
* belanja barang dan jasa (G)
* gaji pegawai (W)
* transfer payment/subsidi (Tr)

• Pendapatan :
* penerimaan pajak (Tx)
* kredit likuiditas Bank Central (U)
* pinjaman/obligasi dalam negeri (B)
* pinjaman/hutang luar negeri

Konsep Defisit

^Penerimaan pajak (Tx) dapat menutup seluruh pengeluaran (G+W+Tr),
apabila (G+W+Tr) > Tx maka anggaran defisit.
^Anggaran defisit apabila (G+W+Tr) > Tx+B.
^Anggaran defisit apabila (G+W+Tr) > Tx+B+F atau U>0

2. Jika diketahui marginal propencity to consume sebesar 0.8 dan dana yang tersedia
2 milyar. Berapa besarnya permintaan agregat bila pemerintah menempuh jalan :
a. Membeli barang dan jasa.
b. Menaikan gaji pegawai
c. Membayar Transter payments.

MPC = 0,8
MPS = 0,2
R=G=W= Rp.2.000.000.000

a. membeli barang jasa
1 / (1-MPC) * G = 1/(1-0,8) * 2.000.000.000 = 10.000.000.000

b. menaikan gaji pegawai
MPC/(1-MPC) * W = 0,8/(1-0,8) * 2.000.000.000 = 8.000.000.000

c. membayar transfer payment
MPC/(1-MPC) * R = 0,8/(1-0,8) * 2.000.000.000 = 8.000.000.000
Daftar Pustaka :
1. Ekonomi Makro, Analisis IS- LM, karangan Prof. Soedijono R.
2. Buku Sinopsis Ilmu Ekonomi No 2. Ekonomi Makro

Minggu, 04 April 2010

KALIMAT

Kalimat merupakan gabungan beberapa kata yang menghasilkan suatu pengertian serta pola dan intonasi akhir. Kalimat dapat dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

a.     Kalimat aktif
b.     Kalimat pasif
c.     Kalimat langsung
d.     Kalimat tidak langsung
e.     Kalimat berita
f.        Kalimat perintah
g.     Kalimat Tanya
h.      Dan lain – lain
Unsur – unsur yang terkandung didalam suatu kalimat meliputi :
  • Unsur subjek ( S )
  • Unsur predikat ( P )
  • Unsur objek ( O )
  • Unsur keterangan ( K )
Dimana penggabungan beberapa unsur diatas akan menghasilkan suatu kalimat.
Contoh kalimat :
  •      Ibu sedang memasak nasi di dapur sekarang 
  •       Kakak membaca buku di kamar sejak tadi siang
  •    Ani menulis surat untuk nenek

Kalimat efektif
Merupakan kalimat yang mewakili suatu gagasan pembicara ( penulis ) serta dapat diterima maksud dan tujuan si pembicara dengan tepat dan jelas.
 Syarat – syarat kalimat di katakana efektif yaitu :
1.      Secara tepat mewakili gagasan penulis atau pembicara
2.      Menimbulkan gambaran yang sama antara pembicara ( penulis ) dengan pendengarnya
Ciri – ciri kalimat efektif

1.      Logis, maksudnya kalimat efektif itu mudah dipahami secara logis ( masuk akal
2.      Menggunakan kata atau frase imbuhan yang memiliki kesamaan
3.      Tidak menggunakan kata – kata yang tidak dibutuhkan
4.      Memiliki kesatuan gagasan
5.      Memberi penekanan intonasi pada bagian – bagian tertentu


Referensi :

 http://id.wikibooks.org/wiki/Bahasa_Indonesia/Kalimat#Fungsi_sintaksis_unsur_kalimat
 http://readone82.blogdetik.com/2009/08/26/kalimat-efektif/

Minggu, 28 Maret 2010

DIKSI ( PILIHAN KATA )

DIKSI adalah pilihan kata yang disusun berdasarkan ekspresi penulis,baik secara formal maupun secara informal.


Secara umum diksi dapat di artikan sebagai kelompok kata yang ruang lingkup penggunaannya mencakup hal hal umum dan mencakup aspek - aspek yang lebih luas dalam pemilihan kata.

Secara khusus diksi merupakan kelompok kata yang tersusun berdasarkan ekspersi penulis yang mencakup ruang lingkup hal – hal yang bersifat khusus dalam setiap pemilihan katanya.

Macam – macam makna dapat di kelompokkan sebagai berikut :

  1. makna denotatif ( denotasi )
    yaitu makna kata sebenarnya tanpa adanya unsur tambahan pada makna kata yang telah di bentuk.denotatif biasa digunakan dalam bahasa ilmiah yang bersifat tugas atau tidak menimbulkan interpretasi tambahan.
    Misalnya : bunga mawar itu berwarna merah
  1. makna konotatif ( konotasi )
    merupakan makna kiasan yaitu makna kata yang mengandung makna tambahan. Biasanya konotasi menggunakan majas yang dapat menambah nilai suatu makna dari kata yang telah di bentuk.
    Misalnya : kamarnya rapi seperti kapal pecah
  1. makna Makana leksikal
    yaitu makna yang didasarkan makna kamus makna yang belum mengalami proses perubahan.
    Misal : ibu, pergi, pasar

  1. makna gramatikal
    yaitu makna yang telah mengalami proses perubahan bentuk dan arti. Biasanya makna nya mengalami penambahan yang berupa imbuhan dan lain – lain.
    Misal : ayah bekerja keras


kata Baku
merupakan kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.

Contohnya :
  • Apotek
  • kaidah
  • Struktur

kata Tidak baku
merupakan kata yang tidak sesuai dengan ejaan yang disempurnakan yang mengalami perubahan bentuk yang tidak sesuai dengan aturan bahasa indonesia.
Contohnya :
  • konkrit
  • apotik
  • kaedah


referensi tulisan

http://kata-baku-kata-baku.blogspot.com/
http://zulmasri.wordpress.com/2008/09/27/kata-baku-bahasa-indonesia/

Kamis, 25 Maret 2010

RAGAM BAHASA INDONESIA

Bahasa merupakan  suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Selain itu, bahasa juga bisa diartikan sebagai simbol atau lambang yang dihasilkan oleh ujaran manusia dalam rangka menjalankan fungsi bahasa. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.
Ragam bahasa merupakan variasi bahasa yang di gunakan sesuai dengan topik pembicaraan antar satu orang dengan orang lain, yang merupakan hasil dari adanya perbedaan bahasa. artinya variasi bahasa tersebut timbul dari situasi dan fungsi yang memungkinkan adanya variasi tersebut.

Ragam bahasa menurut cara pengungkapannya ( media / sarana )

1.       Ragam Lisan
Merupakan sesuatu yang di hasilkan oleh alat ucap ( mulut ) yang sesuai dengan fonem sebagai sumbernya. Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan.
Ciri – ciri ragam lisan :
a.       Adanya teman berbicara dua orang atau lebih
b.      Tidak selalu dinyatakan dengan unsur – unsur gramatikal seperti  subjek, predikat dan juga objek
c.       Terikat pada suatu situasi dan kondisi ruang waktu
d.      Menggunakan intonasi tinggi rendahnya penekanan kata
Kelemahan ragam lisan :
a.       Tidak selalu menggunakan bahasa yang sesuai dengan ejaan di sempurnakan
b.      Tidak memiliki tanda baca karena menggunakan intonasi
c.       Pembicaraan terikat pada suatu situasi dan kondisi tertentu
Kelebihan ragam lisan :
a.       Mudah dimengerti oleh lawan bicara karena bertatap muka secara langsung
b.      Mudah mengekspresikan diri dengan mimik, pandangan dan lain – lain
c.       Tidak harus menggunakan unsur – unsur gramatikal yang ada
Contoh :
·         Kata ibu, adik jangan nakal
·         Kakak lagi masak nasi
·         Ayah lagi minum kopi

2.       Ragam tulis
Merupakan bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide – idenya.
Cirri – ciri ragam tulis :
a.       Tidak meiliki teman bicara
b.      Pengungkapan kata melalui tulisan
c.       Harus memperhatikan fungsi nyata gramatikal yang ada supaya bahasa mudah di mengerti
d.      Tidak terikat pada situasi dan kondisi
e.      Tidak menggunakan intonasi,tetapi menggunakan tanda baca yang benar
Kelemahan ragam tulis :
a.       Tidak mapu mengekspresikan diri, karena bahasanya ditulis
b.      Harus menggunakan kosakata yang sesuai
Kelebihan ragam tulis :
a.       Dapat digunakan kapanpun, karena tidak terikat pada situasi dan kondisi
b.      Dapat di mengerti bagi pembacanya
Contoh ragam tulis :
·         Ibu mengatakan kepada adik supaya tidak nakal
·         Kakak sedang memasak nasi
·         Ayah  sedang minum kopi
Secara fungsional, ragam di bagi menjadi :
1.       Ragam bisnis
Biasanya dalam penggunaan bahasa, ragam bisnis menggunakan bahasa yang formal yang sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Ragam bisnis di gunakan pada relasi atau rekan kerja, maupun atasan.
Ciri – ciri ragam bisnis :
·         Dalam pemakaian bahasa biasanya menggunakan bahasa baku
·         Digunakan pada suatu kondisi tertentu
·         Berbicara pada orang – orang yang melakukan kerja sama
2.       Ragam hukum
Yaitu penggunaan bahasa yang di gunakan sesuai tingkat ke formalan dan bidang tertentu untuk suatu keperluan pemakaian bahasa itu sendiri,misalnya pengacara menggunakan bahasa sesuai dengan profesinya di bidang hokum.dan biasanya bersifat formal.
Ciri – ciri ragam hukum
·         Digunakan oleh suatu kelembagaan hukum
·         Bersifat formal
·         Bahasa yang digunakan sesuai dengan unsur – unsur gramatikal dan kaidah bahasa
·         Di gunakan dalam pembuatan undang – undang ( peraturan Negara )

3.       Ragam sastra
Merupakan bahasa yang di gunakan oleh para sastrawan untuk menulis berbagai bentuk tulisan, baik novel maupun sekedar menulis artikel. Penulisan ini pun harus sesuai dengan aturan bahasa Indonesia yang baik dan benar,karena ini merupakan suatu penulisan yang memiliki suatu makna tertentu. Supaya para pembaca memahami maksud dan tujuan dari tulisan tersebut.
Ciri – ciri ragam sastra
·         Menggunakan bahasa baku sesuai ejaan yang disempurnakan
·         Dapat juga menggunakan beberapa istilah – istilah yang mewakili makna dari tulisan tersebut   Biasanya tulisan dalam bentuk prosa,novel,artikel,puisi dan lain - lain

Minggu, 21 Maret 2010

SIKAP GENERASI MUDA TERHADAP BAHASA INDONESIA

Sulitkah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar?
Di era globalisasi saat ini, jarang sekali kita temukan orang – orang yang menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mengapa hal demikian itu bisa terjadi, padahal bangsa Indonesia ini di persatukan dari segala perbedaan dengan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Dengan fase modrenisasi, bangsa Indonesia seakan ter hipnotis dengan perkembangan zaman. Semakin berkembang zaman, maka semakin berubah pula bahasa yang di gunakan.
 
Contohnya saja pada saat ini, bahasa yang paling sering di gunakan di kalangan remaja adalah bahasa “GAUL”. Padahal kita mengetahui dari dulu,bahwa bangsa Indonesia tidak mengenal yang namanya bahasa gaul. Bahasa yang banyak menyerap istilah dari bahasa asing, bahasa yang saat ini banyak di gunakan dalam kehidupan sehari – hari, padahal bahasa Indonesia merupakan simbol kebudayaan bangsa indonesia . sudah seharusnya kita melestarikan budaya Indonesia, dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
 

Namun sangat disayangkan jika masyarakat menelan mentah-mentah setiap istilah-istilah asing yang masuk dalam Bahasa Indonesia. Ada baiknya jika dipikirkan dulu penggunaannya yang tepat dalam setiap konteks kalimat. Sehingga penyusupan istilah-istilah tersebut tidak terlalu merusak tatanan bahasa nasional. 
Dengan maraknya istilah asing yang kian menjamur di Indonesia, mulai dari judul film, judul buku, judul lagu, rumah makan  sampai pemberian nama merk produk dalam negeri. Bahkan iklan yang ada di media elektronik maupun cetak juga tidak menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik, bahasa Indonesia ini sengaja di ubah – ubah dengan tujuan agar menarik minat pembacanya ( bersifat komersil ). 

Tidak salah jika hal ini di jadikan alasan untuk tidak menggunakan bahasa Indonesia menurut ejaan yang disempurnakan, akan tetapi  kita pasti akan kesulitan membedakan mana bahasa Indonesia yang sesuai dengan ejaan dan yang tidak sesuai dengan ejaan jika hal tersebut menjadi kebiasaan. Hal ini dapat merusak tatanan bahasa Indonesia yang sebenarnya, haruskah kita merusak bahasa persatuan bangsa kita ini? 

Jika kita menelusuri sejarah bahasa Indonesia pada zaman dulu, Sejak di ikrar kannya sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, yang salah satu dari isi sumpah pemuda tersebut berbunyi “ kami putra putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia”. Yang disusun berdasarkan rasa nasionalisme dan patriotisme untuk mempersatukan bangsa Indonesia, dari perbedaan suku, ras, maupun agama yang ada di Indonesia. Dengan perbedaan inilah bangsa Indonesia mengikrarkan sumpah pemuda yang akan menjadi landasan bagi bangsa Indonesia. Betapa bangganya rakyat Indonesia pada masa itu, ketika bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional Indonesia.

referensi :

http://wearesister.blogspot.com/2009/01/eksistensi-bahasa-indonesia-untuk.html
http://naughtycat.ngeblogs.com/2009/09/17/bahasa-indonesia-yang-kehilangan-eksistensinya/